Juara Australian Open, Ini Komentar Li Na

25th January 2014 | Cat: olahraga | 887 Views | No Comments

Headline

, Melbourne – Petenis asal Cina, Li Na sukses menjuarai Grand Slam Australian Open 2014. Lantas, apa tanggapannya?

Li Na berhasil menjadi juara usai mengalahkan petenis Slovakia, Dominika Cibulkova, 7-6(3), 6-0, di Rod Laver Arena, Sabtu (25/1/2014) sore WIB.

Australian Open menjadi gelar Grand Slam keduanya setelah French Open tahun 2011. Ini sekaligus gelar pertama setelah tampil di dua final sebelumnya. Li Na dikalahkan Kim Clijsters di tahun 2011 dan tahun lalu ditumbangkan Victoria Azarenka.

“Tentu saja di awal pertandingan kedua petenis tampak gugup. Lagipula, saya sempat berpikir servis pertama saya tidak bagus. Tapi, saya senang. Saya berusaha tampil bagus di lapangan. Setelah menang di set pertama, semua berjalan baik,” ujar Li Na, di situs resmi Australian Open.

Di dua final Australian Open sebelumnya, petenis berusia 31 tahun itu selalu menang di set pertama, tapi lawan mampu mengejar dan memenangkan dua set berikutnya.

“Saya tidak terlalu memikirkannya. Ini pertandingan final keempat saya (termasuk French Open). Saya lebih berpengalaman. Saya harus berpikir apa yang dilakukan di lapangan. Saya tak perlu memikirkan yang terjadi di masa lalu,” katanya.

Li Na menjadi petenis Asia pertama yang mampu memenangkan dua gelar Grand Slam. Setelah French Open dan Australian Open, tinggal Wimbledon dan US Open yang belum diraihnya.

“Tentu saja mudah mengatakan ingin memenangkan titel lagi. Tapi, jika Anda atlet tenis, Anda tahu betapa beratnya hanya untuk memenangkan satu titel Grand Slam. Tapi tentu saja saya ingin memenangkan satu atau dua titel lagi,” ia menuntaskan.