Headline

, California – China berkembang menjadi salah satu pasar potensial mobil listrik. Tesla Motors, pabrikan mobil listrik ternama AS, bakal membuat fasilitas produksi baru di sana.

CEO Tesla Elon Musk mengatakan pada Bloomberg bahwa setelah Tesla masuk di pasar Negeri Tirai Bambu tersebut, permintaan untuk mobilnya meledak, bahkan lebih besar dari pasar di AS.

AS saat ini masih menjadi pasar tunggal Tesla, tetapi Musk mengatakan China bisa saja menyalip di 2015 nanti.

Selain membantu memenuhi permintaan lokal, fasilitas di China juga akan mengurangi harga mobil yang saat ini lebih mahal sekitar 50% dibanding di AS, terkait pajak impor dan biaya tambahan lainnya.

“Itu (pasarnya) bisa sebesar di AS, mungkin lebih besar,” kata CEO sekaligus pendiri yang sempat dirumorkan bakal menjadi bos anyar Microsoft tersebut. [ikh]