Headline

, Sydney – Studi terbaru menyatakan, mengetik SMS sambil berjalan dapat merusak kemampuan melangkah. Seperti apa?

StraitsTimes melansir penelitian terbaru di Australia yang menyatakan, mengetik SMS atau pesan singkat berbasis mobile lainnya dapat merusak kemampuan seseorang berjalan lurus mengikuti jalur yang ada.

Sebelumnya, para peneliti dari University of Queensland, Australia, juga melakukan studi mengenai SMS sambil berjalan dan hasilnya pun sama seperti di atas.

Di studi terbaru ini, dari 26 orang responden, sepertiganya mengaku mengalami jatuh, terpeleset dan bertabrakan dengan orang lain ketika mengetik SMS sambil berjalan.

Sementara studi sebelumnya menyatakan, SMS sambil berjalan dapat berisiko pada kecelakaan.

Sejak 2006, kecemasan terhadap aktivitas SMS sambil berjalan kaki terus meningkat. Bahkan beberapa kota di AS melarang hal tersebut. [ikh]