Toyota 86 Konvertibel Tanpa Sentuhan Subaru

23rd January 2014 | Cat: teknologi | 851 Views | No Comments

Headline

, Las Vegas – Toyota tengah menjajaki apakah mereka dapat mengembangkan versi konvertibel Toyota 86 sendirian tanpa bantuan dari Subaru, yang terang-terangan menyatakan tidak tertarik.

Toyota dan Subaru berkolaborasi pada 2009 untuk mengembangkan mobil kembar Toyota 86, Scion FR-S dan Subaru BRZ.

Toyota menangani desain dan pengerjaan mesin, sementara Subaru bertanggung jawab pada sasis dan sebagian besar pengembangan mesinnya.

Ketiga mobil kembar itu kemudian mendulang sukses besar di pasaran. Namun, menjaga hubungan baik dalam industri otomotif ternyata bisa sesulit menjaga pernikahan tetap utuh.

Perbedaan visi antara Toyota dan Subaru mulai terlihat di tahun lalu.

Toyota memamerkan Toyota FT-86 Open Concept alias versi konvertibel Toyota 86 di Geneva Motor Show 2013, menyiratkan modelnya bisa segera masuk fase produksi.

Tetapi pihak Subaru kemudian menyatakan terang-terangan bahwa mereka tidak tertarik dengan versi konvertibel. Insinyur Subaru yakin bahwa mobil harus direkayasa ulang untuk memenuhi standar keamanan jika ingin dibuat dalam versi atap terbuka.

Karena Subaru menolak mengikuti visi mereka, Toyota kini sedang menjajaki bagaimana membesut versi konvertibel tanpa bantuan dari Subaru.

“Itu adalah sesuatu yang kami sedang lihat secara internal dari sudut pandang manufaktur dan teknik. Dimana kita membuatnya dalam volume rendah jika bukan di Subaru, dan darimana sumber dayanya akan berasal?” ujar Doug Murtha, wakil presiden Scion yang merupakan anak perusahaan Toyota di AS pada WardsAuto.

Sebagai bagian dari pertimbangan, Toyota mengharuskan setiap diler penjualan mereka yang menjual FR-S/86, untuk menyerahkan volume target jika ingin menjual versi konvertibel.

“Semua harus menyerahkan targetnya dan kita akan lihat apakah bisa membuatnya menjadi nyata,” pungkasnya. [ikh]